Renungan (IBU....)

Posted by Awalludin Ma'rifatullah Rabu, 26 Februari 2014 2 komentar
Ibu…
Ibu adalah orang yang telah mengandung, dan telah melahirkan kita, dari rahim ibulah tempat kita bertahan selama 9 bulan 10 hari. Tiada sesuatu apapun didunia yang dapat kita jadikan sebagai pengganti kasih sayang seorang Ibu. dia lebih dulu melihat apa yang belum kita lihat..dan dia lebih dulu merasakan sesuatu yang belum pernah kita rasakan..

Baca Selengkapnya ....

kita dapat menjadi seperti kaca atau menjadi seperti baja

Posted by Awalludin Ma'rifatullah Selasa, 25 Februari 2014 0 komentar


Palu Menghancurkan Kaca, Tetapi Palu Membentuk Baja

Apa makna dari pepatah kuno diatas?

Jika jiwa kita rapuh seperti kaca, maka ketika palu/masalah menghantam, kita akan mudah putus asa, frustasi, kecewa, marah, dan jadi remuk redam. Jika kita adalah kaca, maka kita juga rentan terhadap benturan. Kita mudah tersinggung, kecewa, marah, atau sakit hati saat kita berhubungan dengan orang lain. Sedikit benturan sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan kita.

Baca Selengkapnya ....

Penggugah Semangat....!!

Posted by Awalludin Ma'rifatullah 0 komentar
Bercita-citalah kamu setinggi bintang dilangit. Dan apabila kamu terjatuh, maka jatuhlah kamu diantara bintang-bintang.
Sebutah kalimat yang selalu tergiang di benakku, sejak perjalanan yang melelahkan walaupun tiada hasilnya namun mendapatkan sebuah pesan yang sangat berarti dalam hidup.

Baca Selengkapnya ....

CInta Ibunda Kepada Anaknya

Posted by Awalludin Ma'rifatullah Senin, 24 Februari 2014 0 komentar

Terkadang, kita sering melawan, menolak perintah, bahkan membentak ibu kita. Padahal sejak kita berada di dalam kandungan beliau, hingga kita dilahirakan dan dewasa, betapa banyak pengorbanan yang beliau lakukan.

Pernahkah kita menghitung berapa liter beras dan berapa jenis makanan yang telah dimasak oleh seorang ibu untuk anaknya, berapa meter lantai telah di-sapu dan di-pel oleh seorang ibu, berapa banyak keheningan malam dilalui sang ibu yang terjaga untuk anaknya, berapa kali kedua tangan sang ibu terangkat ketika berdo'a, dan berapa banyak air mata mengalir ketika sujud mendo'akan kebahagiaan dan keselamatan anaknya.


Baca Selengkapnya ....

Salam Rindu Tuk Sahabat-sahabat Tercinta

Posted by Awalludin Ma'rifatullah 0 komentar


Malam Terang Bulan Di Pondok Tercinta
Assalaamu’alaikum. Wr. Wb.
Nganjuk 3 Maret 2002, Malam itu  Ane  melihat  ke  langit.  Di  arah  barat Ane lihat  bulan bersinar terang dengan bulat bentuknya. Betapa  indah malam  itu.  Bulan  menerangi  bumi  dengan  segala  isinya,  saat  itu  Ane sedang belajar bersama teman-teman dengan penuh semangat. Ane membaca pelajaran, menghafal dan memahami di tengah halaman  yang  luas  dan  di  bawah  langit di antara pohon mangga yang rindang dedaunannya, di bawah langit malam yang diterangi  bulan  purnama  yang sangat  indah dan dihiasi Bintang-bintang  yang  berkedap-kedip  bertebaran  di  langit  luas.  Ini  semua  adalah tanda-tanda  keagungan  Allah, “Maha Suci Engkau wahai Tuhanku”. Hanya kepadamu kami menyambah dan hanya kepadamu kami mohon pertolongan.

Baca Selengkapnya ....
credit for cara membuat email - Copyright of Dunia Bahasa.